so Happy Ever After did exist!

If "Happy Ever After" did exist, 
I would still be holding you like this.

siapa sih yang ga kenal lagu Maroon 5 yang ini?
kalau di sekolah saya sih lagu beginian sering banget dikumandangkan.
apalagi buat yang habis diputusin pacarnya, cocok banget buat didenger di telinga.

but guys, hellooo~
If "Happy Ever After" did exist?
sebenernya apa sih maksud Happy Ever After itu? kayaknya paling ngebet pas ngucapin kalimat yang ini.
kalau dalam bahasa inggris-indonesia ya Bahagia Selamanya Seterusnya. yang maksudnya kebahagiaannya sampai akhir hayat.

tapi kalau dipikir-pikir lagi, yang namanya kebahagiaan itu datang saat kita kesusahan. mungkin kalian tidak menyadarinya, tapi sekarang kita berada dalam jalan Happy Ever After milik kita sendiri.

masih belum percaya? hm, memang awalnya susah buat percaya sama Happy Ever After, gimana kalau dengerin cerita gue dulu?

Jadi, namanya musim hujan ya jelas-jelas basah dan licin. kebetulan, pas itu gue mau ke musholla buat sholat dzuhur. sialnya gue jatoh dari tangga atas ke bawah (kalau dari bawah ke atas kan ga lucu). untungnya ga ada yang gue tabrak. gue malu banget, apalagi pas dibantu berdiri sama orang yang ga gue kenal. diketawain sama adek kelas pula. saat itu juga gue bersumpah seumur hidup ga bakal nyeritain kejadian ini sama temen-temen. sialnya lagi, kaki gue keseleo, dan paha gue biru banget. punggung juga memar (yang memar sama biru ini baru gue liat pas gue sampe rumah). pokoknya gue ngerasa itu bener-bener bad day gue. setelah itu gue jalan biasa layaknya 'orang-ga-habis-jatoh-dari-atas-tangga-ke-bawah'. ya walopun sakit gue tahan, ga lucu kan kalo gue main 'putri-putri'an sambil ngeringis 'aduh sakit bo' atau 'pliz help meh babeh'. setelah itu emang ga ada hal-hal menarik lainnya, sampe di rumah gue cuma ngasil minyak tawon atau salep ke luka gue. ternyata pas malem tiba, ibu gue masakin makanan terindah dan terenak buat keluarga. dan akhirnya happy ever after.

mungkin kalau pernah ngalamin hal kaya gini, lo ngga bakal sadar sama apa yang ada disekitar lo. kaya masakan ibu gue, lo ga bakal sadar kalo ibu lo masakin makanan terenak dan terindah KALO lo cuma mikir 'INI HARI BAD DAY GUE' 'GUE SIAL BANGET' 'SIALAN TUH TANGGA' dan AASJGFFLLKSLAJDG

sekarang persamaannya,
seandainya lo diputusin pacar, emangnya lo sendirian? pikir-pikir lagi deh. emang sih pacar itu masalah privat, tapi coba lo ceritain ke temen deket lo atau siapa yang deket sama lo (dan yang jelas bukan gue). mereka bakal rela nyediain pundak buat lo sandarin. buat lo tangisin. mereka bakal berusaha membuat lo ngerasa 'wah hidup ini juga bahagia tanpa dia'. ga harus selalu 'dia' 'dia' 'dia'.

lo bisa hidup kok tanpa dia. ngga percaya? kalau gitu lo ada di stadium 4, lo susah buat ngilaingin dia dari pikiran lo. sekarang tanamkan ini, 'memang dia siapa gue?'. siapa dia? pacar? doang? status? saling suka? ya elah, cinta itu buat semua orang, men. sekarang lo pikir. siapa yang selama ini bersedia nemenin malem lo? siapa yang bersedia lo ganggu pas lagi hujan? siapa yang bersedia nemenin lo pas temen-temen lo lagi pada seru sendiri?

HANDPHONE. lo ga bisa hidup tanpa dia, lo ga bisa lepas dari dia. tapi emangnya lo suka sama dia?
dia pahlawan tanpa tanda jasa. dia selalu tersedia buat lo. walopun lo banting pas lagi kesel, lo tinggal di kolong meja karena lupa bawa, lo biarin di tempat yang dingin.

kalo sekarang lo masih mikir 'itu kan handphone, pacar gue bukan handphone' atau semacamnya, berarti lo ada di stadium 10. lo mesti ke psikolog.

Au revoir~ *tetaplah tersenyum dan hadapi duniamu dengan semangat!*



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koi To Senkyo To Chocolate INITIATIVE Lyrics (Japan, Romaji and English Translation)

The Heart Taker

"Banyak Harapan"